Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja, pemerataan pendapatan, serta pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, di balik perannya yang strategis, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan usahanya. Rendahnya literasi akuntansi, lemahnya pencatatan transaksi, serta belum optimalnya penerapan standar pelaporan keuangan sering kali menjadi hambatan bagi UMKM untuk berkembang, memperoleh akses pembiayaan, maupun meningkatkan daya saing.
Buku Akuntansi UMKM hadir sebagai referensi yang membahas secara komprehensif konsep dan praktik akuntansi bagi UMKM sesuai dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. Materi disusun secara sistematis mulai dari konsep dasar akuntansi dan karakteristik UMKM, penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM), siklus akuntansi, pencatatan transaksi, praktik pembukuan pada sektor jasa dan dagang, pengelolaan perpajakan UMKM, hingga transformasi akuntansi digital melalui pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan keuangan.
Dengan pendekatan yang memadukan landasan teoritis, regulasi terkini, contoh praktis, serta implementasi teknologi, buku ini diharapkan mampu menjadi sumber belajar yang aplikatif sekaligus relevan dengan perkembangan dunia bisnis modern. Buku ini sangat tepat digunakan sebagai referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, pelaku UMKM, pendamping UMKM, konsultan bisnis, serta berbagai lembaga pemerintah maupun swasta yang bergerak dalam bidang pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah.
Lebih dari sekadar mengajarkan teknik pembukuan, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa akuntansi merupakan instrumen strategis dalam membangun tata kelola usaha yang transparan, akuntabel, berkelanjutan, dan berdaya saing di era transformasi digital.